Utang PT LIB Belum Lunas, PSSI Tak Izinkan Liga 1 Bergulir

Hingga sekarang operator kompetisi tersebut masih punya utang dengan klub Liga 1.

PSSI mengultimatum PT Liga Indonesia Baru (LIB), agar menyelesaikan utangnya kepada klub sebelum kick-off Liga 1 2018 bergulir. Bila tidak, induk sepakbola nasional tersebut tak mengizinkan kompetisi berjalan.

Hingga kini PT LIB masih belum melunasi uang subsidi kepada kontestan Liga 1 2017. Padahal, kompetisi kasta teratas Tanah Air tersebut sudah berakhir sejak November lalu.

Sebelumnya, PT LIB berjanji bakal membayarkan utangnya kepada para klub maksimal akhir Januari 2018. Ketika itu, mereka menyebut akan membayar secara tiga termin dengan rician termin pertama Rp600 juta, kemudian termin kedua Rp600 juta, serta termin terakhir Rp1,5 miliar.

Namun, kenyataannya hal ini hanya sekadar isapan jempol belaka. PT LIB baru membayar kewajibanya sebesar Rp600 juta, sedangkan sisanya tak kunjung dikasihkan kepada klub. Bukan hanya itu, mereka juga belum membagikan uang hak siar dan rating televisi kepada klub. 

"Tadi ditanyakan pak Menpora [Imam Nahrawi] dan PSSI meminta PT LIB selelesaikan sebelum kick-off tanggal 10 Maret. [Bila tidak selesai] ya enggak kick-off," ucap Plt ketua umum PSSI Joko Driyono, selepas pertemuaan di kantor Kemenpora, Rabu (21/2).

Utang PT LIB ternyata tidak hanya kepada klub Liga 1 saja. Melainkan, Persebaya Surabaya yang merupakan juara Liga 2 2017 juga belum diberikan uang hadiahnya sebesar Rp1 miliar.

Topics