Victor Valdes Ungkap Beberapa Penyesalan Dalam Kariernya

Jika kembali ke masa lalu, Victor Valdes mengaku tidak akan memilih berkarier sebagai kiper dan juga tidak akan bersedia sebagai kapten Barcelona.

Penjaga gawang Manchester United Victor Valdes dikenal sebagai salah satu kiper top berkat puluhan trofi yang pernah ia genggam baik di level klub dan timnas. Kendati telah menjalani karier yang sedemikian menterang itu, Valdes tetap mengungkapkan beberapa penyesalan.

Dalam sebuah wawancara dengan radio Kolombia RCN pada Selasa (11/8) kemarin, Valdes membeberkan bahwa ia sebenarnya tidak ingin menjadi seorang kiper karena menurutnya berkarier sebagai seorang palang pintu terakhir adalah profesi yang penuh penderitaan.

"Jika terlahir kembali, saya tak akan menjadi kiper. Jalur karier kiper tidaklah mudah. Saya pernah merasa enggan untuk menjalaninya. Ada banyak masa-masa sulit. Tapi saya mencoba menerimanya dengan sikap disiplin," ujar Valdes.

Lebih lanjut, Valdes juga mengungukapkan penyesalan kedua dalam kariernya, yakni menyesal karena bertindak kapten Barcelona dalam laga melawan Celta Vigo pada Maret 2014. Laga tersebut dikenal sebagai laga yang membunuh karier Valdes sebagaimana ia mengalami cedera lutut parah karena salah mengantisipasi tendangan bebas Fabian Orellana di menit 22.

"Sebagai kapten, saya protes [karena wasit tampak akan memberikan penalti], dan pada akhirnya ia memberi tendngan bebas. Jika dia memberikan penalti, saya mungkin tidak akan cedera. Jika saya bisa memutar kembali waktu, saya mungkin tidak mau jadi kapten. Tanpa ban kapten, saya mungkin tidak akan melakukan protes. Saya tidak akan melupakan kejadian itu,” tuturnya.

Cedera parah tersebut membuat Valdes menutup kariernya di Camp Nou dengan pahit, absen di Piala Dunia 2014, batal pindah ke AS Monaco, sebelum Manchester United menampungnya pada Oktober 2014 hingga saat ini. Cedera itu pula yang membuatnya tidak mendapatkan acara perpisahan dari Barcelona.

"Saya tidak mendapatkan perpisahan yang saya inginkan di Barcelona, lebih karena saya menjalani rehabilitasi. Saya hanya pergi begitu saja. Orang-orang mungkin mengharapkan sesuatu yang berbeda dari seseorang seperti saya,” tandasnya.