Villa 2000 Kontrak Tiga Pemain Akademi

Klub berjulukan The Black Orange itu memberikan kontrak profesional kepada pemain akademi mereka.

OLEH MUHAMAD RAIS ADNAN Ikuti di twitter
Klub Divisi Utama, Villa 2000, terus berupaya menjadi tempat bagi para pemain akademi mereka agar bisa naik ke level profesional. Ini sebagai salah satu bentuk pembinaan berjenjang oleh klub asal Tangerang Selatan itu.
Itu dibuktikan, pada musim 2015, klub berjulukan The Black Orange itu telah mengontrak tiga pemain dari akademi mereka sendiri. Tiga pemain itu adalah Cakti Restu Andanu, Lutfi Ramdhani, dan Andrean. Ketiga pemain itu sudah menandatangani kontrak, 5 Januari lalu.
"Setiap musim, kami berusaha mempromosikan pemain yang kami anggap punya potensi untuk menjadi pemain top level," ujar Ricky Nelson, manajer Villa 2000.
Ketiga pemain akademi tersebut merupakan hasil pembinaan jangka panjang. Cakti Restu Andanu (19 tahun) mulai bergabung di Villa 2000 sejak usia sepuluh tahun. Sepanjang kariernya, ia telah lama malang melintang membela The Black Orange di ajang MUPC, Haornas, Suratin dan Liga Nusantara. Ia juga sempat menjadi anggota timnas Indonesia U-17 dan U-19 besutan Indra Sjafri.
Sementara Andrean (18 tahun) adalah pemain yang mulai bergabung di Villa 2000 sejak usia 16 tahun. Ia tercatat mengikuti Suratin, Liga Pertamina dan Liga Nusantara. Ia juga anggota timnas U-16 dalam ajang Pra Piala Asia 2011 di Bangkok, Thailand.
Lutfi Ramdhani (18 tahun) adalah pemain yang telah menjalani pembinaan terlama di Villa 2000. Ia telah bergabung di Villa 2000 sejak masih berusia delapan tahun pada 2005. Selama sepuluh tahun ditempa oleh Akademi, Lutfi telah mengikuti berbagai ajang penting. Seperti Danone, Liga Kompas, Haornas, Liga ASSBI, Liga Pertamina dan Liga Nusantara. Ia juga tercatat pernah membela Jakarta Selection pada ajang Sister City Cup di Tokyo, Jepang.
"Bakat telah membawa mereka ke level ini, sekarang dibutuhkan kemauan belajar dan latihan keras untuk bisa bertahan dan sukses," pesan Benny Rachmad, sekretaris Akademi Villa 2000.
Di samping itu, Ricky juga memberikan apresiasi pada kinerja akademi yang selalu produktif mencetak pemain berkualitas. "Terima kasih seluruh coach akademi yang selalu cetak talenta baru," ujar pria yang juga menjabat sebagai pelatih Villa 2000 itu.
Pelatih jebolan DFB Jerman itu merasa kehadiran para pemain muda baru yang akan memanaskan persaingan di tim utama. "Terus sabar dan tekun dalam berlatih keras, karena jalan menuju profesional di Villa 2000 terbuka lebar," tambahnya.

//

Informasi lebih lanjut tentang Villa 2000 FC, kunjungi www.villa2000.net di sini!