Wacana Partai Dongeng Abad Ini: Yunani 2004 Versus Leicester City 2016

Untuk membuktikan kisah dongeng siapa yang lebih hebat, Giorgos Karagounis menginginkan duel persahabatan antara Yunani dan Leicester.


OLEH    SANDY MARIATNA     Ikuti di twitter


Mantan kapten Yunani Giorgos Karagounis membuat sebuah wacana menarik, yakni mempertemukan timnas legendarisnya -- yang berhasil menjuarai Euro 2004 -- dengan juara bertahan Liga Primer Inggris, Leicester City.

Karagounis, kini 39 tahun dan telah pensiun dari sepakbola, akan selamanya dikenang sebagai salah satu pemain kunci Yunani yang mampu mengejutkan dunia dengan menjadi raja Eropa pada 2004 silam.

Karagounis sempat dilatih singkat oleh Claudio Ranieri ketika pelatih asal Italia itu membesut Yunani pada 2014 namun gagal total. Tujuh bulan sesudahnya, Ranieri kemudian melatih Leicester dan mengantar The Foxes menjuarai Liga Primer 2015/16.

SIMAK JUGA: Sejarah Hari Ini - Dongeng Yunani

Pencapaian mana yang lebih besar, Karagounis kesulitan menjawabnya dan malah mengusulkan agar kedua tim tersebut, Yunani 2004 dan Leicester 2016, dipertarungkan dalam sebuah partai bertajuk “duel tim dongeng terbesar abad ini”.  

“Kedua tim sama-sama menghadirkan kejutan terbesar dalam sejarah sepakbola. Untuk mengetahui prestasi mana yang lebih hebat, saya harus berbicara dengan teman saya, Claudio Ranieri, dan kami bisa menyelenggarakan partai persahabtan untuk melihat tim mana yang lebih baik. Kami [tim Yunani 2004] masih dalam kondisi fit!” kata Karagounis secara eksklusif kepada Goal, Rabu (19/10).

“Jujur, apa yang dicatatkan Leicester musim lalu sungguh luar biasa hebat. Mereka mampu fit di sepanjang musim, sedangkan Yunani bermain sebulan penuh melawan timnas-timnas raksasa dan pemain top seperti [Zinedine] Zidane. Kedua tim sama-sama mengukir catatan penting dalam sejarah sepakbola,” imbuhnya.