Wasit Asing Liga 1 Terkesan Oleh Respek & Respons Dari Pemain

Shaun Evans membeberkan pengalamannya memimpin pertandingan Liga 1.

Shaun Evans menjadi wasit asing pertama yang dipercaya untuk memimpin pertandingan Liga 1 2017. Debut wasit impor dimulai pada pekan 18 antara Persib Bandung dan PS TNI, di Stadion Si Jalak Harupat, akhir pekan lalu.

Pada laga tersebut, Evans yang berasal dari Australia bertindak sebagai wasit tengah dengan bantuan dari rekan senegaranya yakni Brown Wilson Keneth dan Lankrindis George yang bertindak sebagai asisten wasit.

Tak ada keluhan dari Evans terkait partai yang ia pimpin, selain ia juga mendapat pujian dari pihak Persib mau pun PS TNI atas keputusan yang ia buat sepanjang pertandingan. Evans pun 'enjoy' dengan debutnya di Liga 1.

“Saya hanya menjalankan apa yang menjadi tugas kami di lapangan, tidak ada yang istimewa dari hal tersebut. Kami sangat terbantu dengan respek yang diberikan para pemain dalam keputusan kami di pertandingan," katanya dikutip laman PSSI.

"Menjadi wasit, siapa pun dan dimana pun akan selalu berat, tapi yang penting adalah respons dan respek dari semua yang ada di lapangan. Menjadi wasit juga harus enjoy, sopan dan bersahabat dengan pemain, namun tetap tegas dengan aturan."

Wasit kelahiran Melbourne, 1987 itu tak mempermasalahkan jika pemain ingin melakukan protes asal dengan cara yang sesuai. Evans sendiri mengantongi lisensi dari FIFA dan sebelumnya pernah memimpin partai Liga Super Tiongkok dan A-League.

"Pemain boleh tidak puas dengan keputusan wasit, tapi percaya saja wasit melakukan yang terbaik yang dia bisa. Tidak boleh protes berlebihan di lapangan. Yang penting juga kami bisa berkomunikasi dan mendapatkan penglihatan yang baik, karena selalu dekat dengan bola juga poin utama."

 
Topics