Wasit Piala Gubernur Kaltim Dianggap Mengerikan

Rahmad berharap kinerja wasit ditingkatkan, sementara Nil bersyukur meraih poin penuh.

Manajer Surabaya United Rahmad Sumanjaya mengkritik kinerja wasit turnamen Piala Gubernur Kaltim yang membiarkan terjadinya benturan keras antarpemain usai mereka ditaklukkan Semen Padang 1-0 dalam matchday kedua Grup C di Stadion Parikesit, Kamis (3/3) sore WIB.

Di turnamen ini, panitia menggunakan wasit dari PSSI yang sebelumnya memimpin di Piala Presiden dan Piala Jenderal Sudirman. Pengadil lapangan lainnya berasal dari Asosiasi Wasit Profesional Indonesia (AWAPI) yang dirujuk Tim Transisi bentukan kementerian pemuda dan olahaga (Kemenpora), dan sebelumnya bertugas di Piala Kemerdekaan.

“Kita memberi sedikit catatan terhadap kerja wasit. Sangat ngeri di Piala Gubernur Kaltim kali ini, membiarkan benturan-benturan yang terjadi antarpemain. Wasit ini bisa mengurangi kualitas turnamen Piala Gubernr Kaltim,” cetus Rahmad.

“Coba kalu mereka bekerja lebih baik, mungkin setiap pertandingan akan menjadi lebih menarik. Harusnya wasit bisa bekereja lebih baik.”

Mengenai kekalahan dari Semen Padang, Rahmad menilai mereka kurang beruntung. Hasil itu juga membuat langkah Surabaya United ke semi-final menjadi berat.

“Memang hasil kali ini di luar dugaan kami. Tidak sesuai target kami. Tapi saya lihat pemain kami bermain cukup bagus. Seperti inilah namanya sepakbola, ada peluang sedikit, mereka bisa ambil, dan mereka unggul,” terangnya.

Sementara itu, pelatih Semen Padang Nilmaizar mengungkapkan, ia menurunkan komposisi pemain berbeda dari laga sebelumnya. Di laga itu, Satrio Syam, Jandia Eka Putra, Tafarel Heleno De Olievera Vindlino, dan Defri Riski tak dimainkan.

“Kami beryukur bisa meraih kemenangan, itu sudah sesuai target awal. Kami ada 22 pemain, semua pemain kami coba juga, karena kami juga harus melihat kondisi pemain. semua kami beri kesempatan,” jelas Nil.

Sedangan kapten tim M Nur Iskandar menilai Semen Padang masih membutuhkan penyesuaian agar makin solid. Kendati demikian, M Nur melihat ada peningkatan performa tim.

“Menurut saya pertandingan ini dari awal agak sedikit sulit, sekali lagi kami harus butuh penyesuaian, mulai dari strategi. Kami juga butuh penyesuaian dengan cuaca dan lapangan, tapi saya pikir pertandingan ini memang ada peningkatan dari sebelumnya, dan kami akan lebih baik lagi di pertandingan selanjutnya,” tutur M Nur. (gk-54)

Topics