Wasit Tegaskan Laga Persela Lamongan-Perseru Serui Sesuai Prosedur

Suyanto mengungkapkan, pergantian wasit disebabkan Nusur Fadila mengalami luka memar.

LIPUTAN HAMZAH ARFAH DARI LAMONGAN
Kondisi fisik wasit yang tidak bagus akibat mengalami luka memar menjadi penyebab laga babak kedua antara Persela Lamongan dan Perseru Serui di Stadion Surajaya kemarin tertunda selama hampir satu jam.

Wasit cadangan Suyanto mengungkapkan, laga mengalami penundaan selama 50 menit, karena wasit Nusur Fadila mengalami luka memar, sehingga tidak mampu melanjutkan memimpin laga lantaran mengalami luka memar di salah satu bagian perutnya. Namun tidak diketahui penyebab luka memar yang dialami Nusur.

“Begitu masuk ruang ganti, dia [Nusur Fadila) langsung menunjukkan luka memar di salah satu bagian perutnya. Dan itu diketahui tak hanya oleh kami [wasit], tapi juga perwakilan dari pihak yang bertanding, dalam hal ini Persela dan Perseru, serta tentunya pengawas pertandingan,” ungkap Suyanto kepada Goal Indonesia.

Melihat luka yang dialami Nusur, Suyanto dan para perangkat pertandingan lainnya sepakat memanggil tim medis guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Selanjutnya diputuskan Nusur tidak bisa melanjutkan memimpin pertandingan.

“Hanya memar, beruntung tidak sampai patah tulangnya. Tapi kami sepakat dengan melihat kondisi terakhirnya, agar ia beristirahat. Itu sudah kami laporkan kepada PSSI dan PT Liga [Indonesia] sesuai dengan prosedur. Makanya jeda pertandingan jadi lama, sebab kami harus menunggu keputusan dari PSSI dan PT Liga,” jelasnya.

Suyanto melanjutkan, permasalahan tak cukup sampai di situ. Sebab, perangkat pertandingan harus tetap berjumlah empat orang, yakni wasit, dua asisten, dan satu wasit cadangan. Dengan ‘promosinya’ Suyanto menjadi wasit, maka posisi wasit cadangan menjadi lowong.

“Untungnya ada Agus Hariono, salah satu Panpel Persela yang sebelumnya adalah mantan wasit. Jadi, kami usulkan nama Agus, dan tetap kami laporkan kepada PSSI dan PT Liga. Begitu kami mendapatkan persetujuan, baru kami berani melanjutkan pertandingan. Sebab kami tidak mau menjalani sesuatu yang tidak sesuai dengan prosedur,” beber Suyanto.

Setelah mendapat persetujuan dari PSSI dan PT Liga, pertandingan babak kedua dilanjutkan dengan wasit Suyanto, dan wasit cadangan Agus Hariono. Sementara dua asisten wasit, tetap pada sosok Zaenal K (asisten wasit I) dan Sukri Sulaiman (asisten wasit II).

“Kalaupun tidak ada persetujuan dari PSSI dan PT Liga, jelas kami tidak berani melanjutkannya. Jadi semua langkah yang ada dalam laga Persela lawan Perseru, sudah sesuai dengan prosedur di manual liga serta mendapat persetujuan dari PSSI dan PT Liga,” pungkasnya.

Laga Persela menghadapi Perseru, berakhir dengan kemenangan tim tamu 1-3. Di mana semua gol tercipta dalam laga ini terjadi di babak pertama, saat laga masih dipimpin oleh wasit Nusur Fadila. (gk-43) addCustomPlayer('o0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', '', '', 620, 540, 'perfo0nj4a7l8zom1cxl39osncdku', 'eplayer4', {age:1407083524494});

>
RESPECT dan FAIR PLAY. Mari berikan komentar yang sehat dan bermanfaat dalam kolom komentar yang telah kami sediakan.