WAWANCARA EKSKLUSIF-Arthur Irawan: Fokus Pemulihan Cedera, Belum Putuskan Kelanjutan Karier

Arthur mengaku saat ini mendapatkan tawaran dari beberapa klub dalam dan luar negeri.

Pemain asal Indonesia, Arthur Irawan, harus mengakhiri petualangannya lebih cepat bersama klub Liga Belgia, Waasland-Beveren, pada musim ini. Menyusul, dia harus menjalani operasi di bagian pinggulnya pada 16 Maret 2016.  

Kini, dia sudah berada lagi di Indonesia. Namun, selama kepulangannya di Indonesia dirinya tak ingin berleha-leha. Apalagi, dia terus berupaya memulihkan kondisi fisiknya secara total setelah operasi yang dijalaninya, pertengahan Maret lalu.

Nah, di sela-sela waktu senggangnya, kami berkesempatan untuk mewawancarai pemain berusia 23 tahun itu secara eksklusif di Jakarta, Jumat (22/4). Dalam kesempatan itu, mantan penggawa Espanyol B ini bercerita banyak tentang rencananya ke depan.

Termasuk, adanya tawaran yang menghampirinya untuk musim depan baik dari klub dalam negeri maupun luar negeri. Berikut petikan wawancara dengan pemain yang biasa berposisi sebagai bek ini:

Apakah Anda akan bermain lagi bersama Waasland-Beveren musim depan?

Sekarang saya belum tahu akan bermain di sana kembali atau tidak. Sebenarnya, saya baru selesai kontrak, Juni nanti. Tapi, saya meminta izin kepada klub untuk memulihkan cedera di Indonesia saja, karena menurut saya itu akan lebih baik. 

Sebenarnya, mereka juga menawarkan saya perpanjangan kontrak untuk satu tahun lagi. Tapi, saya belum bisa mengambil keputusan sekarang. Sebab fokus saya sekarang memulihkan cedera terlebih dahulu, baru memikirkan masa depan saya di mana.

Kesan Anda selama bermain di Waasland-Beveren?

Buat saya Waasland-Beveren adalah tim yang baik, meski tidak bisa finis dengan posisi yang baik.  Mungkin itu karena nasib yang kurang beruntung bagi Waasland-Beveren di musim ini.

Sepakbola Belgia maju begitu pesat, bagaimana Anda melihat tata kelola sepakbola di sana?

Di sana tidak ada peraturan minimal berapa pemain muda yang mesti dimainkan. Tapi, klub-klub di sana berani memainkan pemain-pemain muda. Banyak pemain berusia 18-22 yang mereka mainkan di klub level teratas. Kalau di Inggris harus ada wonderkid dulu baru bisa naik ke tim inti, tapi tidak langsung dimainkan. Sementara di Spanyol juga seperti itu peraturannya. Saya rasa, itu yang membuat mereka begitu cepat berkembang dan regenerasi pemainnya berjalan bagus.

Apakah sudah ada tawaran dari klub lain? 

Sudah ada tawaran dari beberapa klub Eropa, dan ada juga dari klub Indonesia tapi saya belum bisa sebut nama klubnya. Untuk Eropa, ada tawaran dari Prancis maupun klub Belgia lainnya juga sudah ada. 

Apakah Anda tertarik bermain di Indonesia?
  
Kenapa tidak? Tapi, sekarang fokus saya adalah pemulihan cedera yang saya alami sekarang. Baru setelah ini saya memikirkan bermain di mana. Karena saya tidak ingin belum pulih benar tapi sudah memaksakan untuk bermain.

Saya belajar dari pengalaman sebelumnya, dan tidak ingin mengulanginya lagi. Jadi, saya ingin tunggu sampai kondisi saya benar-benar fit 100 persen. 

Sebelum ke Belgia Anda terlebih dahulu bermain di Spanyol. Apakah Anda mau balik lagi ke sana?

Itu mimpi saya bisa bermain di Spanyol kembali. Tapi sekarang, saya fokus terlebih dahulu untuk pemulihan ini. Bila ada tawaran untuk bermain di Spanyol saya akan mau, karena di sana merupakan mimpi saya.