Wesley Sneijder Kecam Perlakuan Nice Padanya

Legenda sepakbola Belanda itu hanya sesaat membela Nice, pada paruh pertama musim ini.

Alih-alih kembali ke timnas Belanda dan mendapat sorotan lagi dari khalayak sepakbola, Wesley Sneijder justru ditimpa nasib malang kala membela Nice di paruh pertama musim ini.

Mengakhiri periode cemerlangnya di Galatasaray selama nyaris empat tahun, Sneijder menjalani salah satu titik terendah dalam kariernya kala membela Nice. Dalam total 26 laga di semua kompetisi yang dijalani Les Aiglons selama paruh pertama musim ini, gelandang 33 tahun itu cuma dimainkan sebanyak delapan kali.

Baru-baru ini Sneijder pun mengungkap penyebab mengapa segalanya berlangsung buruk di klub yang bermarkas di Allianz Riviera tersebut.

Wesley Sneijder, Nice, 11192017

"Mulanya saya hijrah ke Nice untuk tetap bermain sepakbola [level tinggi] dan tetap dalam pantauan timnas Belanda," buka Sneijder.

"Namun mereka tiba-tiba mengganti sistem yang benar-benar berbeda [dari rencana awal], pelatih sekonyong-konyong menginginkan sesuatu yang lain dari saya. Itu langsung terjadi sejak hari pertama saya di klub itu.

"Saya benar-benar tidak mengerti mengapa Nice memboyong saya, sampai pada fakta bahwa perjanjian yang telah kami buat tidak bisa terpenuhi," pungkasnya.

Sneijder pun bebas agen sejak awal 2018, sebelum akhirnya disambar klub raksasa Qatar, Al-Gharafa, hingga kini mengoleksi enam gol dari 13 laga yang sudah dilakoninya.

Topics