Widodo Cahyono Putro Proteksi Gelandang Muda Bali United

Widodo memboyong 20 pemain untuk pertandingan melawan Arema pada akhir pekan ini.

Keinginan Kadek Agung Widnyana Putra kembali tampil di Liga 1 2018 harus dipendam setelah namanya tidak masuk ke dalam skuat Bali United yang diboyong ke Malang untuk menghadapi Arema FC, Sabtu (20/10).

Agung Widnyana menjalani debutnya di Liga 1 ketika mengalahkan Mitra Kukar di laga sebelumnya. Namun ia terpaksa menepi akibat mendapat cedera lutut kiri menjelang latihan kemarin.

Tim medis Bali United masih menunggu hasil pemeriksaan magneting resource imaging (MRI) sebelum memastikan kondisi pemain berusia 20 tahun itu. Pelatih Widodo Cahyono Putro tak ingin mengambil risiko dengan memaksakan Agung Widnyana dibawa ke Malang.

“Kadek Agung Widnyana cedera lutut, dan terpaksa tidak kami bawa ke Malang. Dia bilang merasa sakit sejak kemarin malam. Jadi kami hanya minta dia jogging di pinggir lapangan. Kami tidak ingin paksakan, karena dia adalah pemain muda potensial yang merupakan aset kami,” tutur Widodo dilansir laman resmi klub.

“Sangat disayangkan Kadek Agung tidak bisa ikut ke Malang. Memang dari rencana awal setelah pertandingan melawan Mitra Kukar, kami akan berikan dia kesempatan bermain dengan melihat situasi yang ada. Tapi sekali lagi, kami harus proteksi dia.

Selain Agung Widnyana, Bali United dipastikan tak diperkuat bek Mahamadou N'Diaye yang dibekap cedera. Sementara penggawa timnas Indonesia, Ricky Fajrin, turut diboyong ke Malang.

Berikut daftar pemain yang diboyong ke Malang:

Wawan Hendrawan, I Made Wardana, Dias Angga, I Made Andhika Wijaya, Ricky Fajrin, Agus Nova Wiantara, Ahmad Agung Setia Budi, Dallen Doke, Brwa Nouri, Fadil Sausu, Taufiq, I Gede Sukadana, Sutanto Tan, Syaiful Indra Cahya, Nick Van Der Velden, Yabes Roni, Irfan Bachdim, Melvin Platje, Martinus Novianto, Ilija Spasojevic.

 



View this post on Instagram


Persib Bandung & Borneo FC Kantongi Status Klub Profesional AFC . Persib Bandung dan Borneo FC akhirnya mendapatkan status sebagai klub profesional setelah komite lisensi klub (CLC) PSSI memberikan kepastian melalui surat mereka kepada manajemen. . Persib menerima surat bernomor 002/CLC-PSSI/X/2018, sedangkan Borneo FC mendapatkan surat bernomor 006/CLC-PSSI/X/2018. Dalam surat ini, CLC telah menerima berkas permohonan Persib dan Borneo FC. . “Tak hanya diakui sebagai klub profesional, Persib juga dinyatakan layak untuk berlaga di kompetisi level AFC di musim 2019,” demikian pernyataan manajemen Persib melalui laman resmi klub. .. Sedangkan sekretaris tim Borneo FC mengatakan, kepastian menyandang status klub profesional diharapkan bisa meningkatkan animo penonton. Borneo FC juga berharap dapat berlaga di kompetisi Asia. . “Dibalik apa yang kami persiapkan, terutama masalah lampu Stadion Segiri, kami berusaha melakukan lebih jauh lagi, yakni menyiapkan Borneo FC layak bermain di level Asia. Tahun ini kami mendapatkan lisensi AFC, dan diakui sebagai klub profesional,” ujar Hariansyah dilansir laman klub. . “Semoga ini bisa menambah antusias pusamania dan masyarakat Samarinda untuk mendukung tim Borneo FC di Stadion Segiri agar lebih bersemangat dalam bertanding, dan menuju klasemen yang baik di akhir kompetisi. Siapa tahu rezeki kami bermain di level Asia.” . #persib #borneofc #liga1

A post shared by Goal Indonesia (@goalcomindonesia) on

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1. Scholes: Messi Juga Akan Kesulitan Di Man United
2. Persib & Borneo FC Kantongi Status Klub Profesional AFC
3. Timnas Indonesia Alami Penurunan Performa
4. Wonderkid Korea Utara Jadi Target Juventus & Inter
5. Reaksi Darren Sidoel Soal Julukan 'Si Anak Betawi'
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Footer - Liga 1

Topics
, Arema,