Yandi Sofyan Berharap Ada Kabar Baik Usai Lebaran

Yandi menegaskan komitmennya untuk memprioritaskan Maung Bandung sebagai tempatnya berkarier.

Striker muda Yandi Sofyan berharap Konflik antara PSSI dan kementerian pemuda dan olahraga (Kemenpora) bisa segera berakhir, dan kompetisi kembali dapat bergulir.

Konflik PSSI dengan Kemenpora ini telah mendatangkan kerugian bagi persepakbolaan nasional. Selain kompetisi terhenti yang berimbas kepada pemain, timnas Indonesia, maupun klub tidak bisa mengikuti event internasional akibat adanya sanksi FIFA.

Walau sudah diputus kontrak oleh Persib Bandung, Yandi tetap memprioritaskan Pangeran Biru sebagai tempat berkariernya. Ia juga masih menunggu kepastian pelaksanaan turnamen Piala Indonesia Satu (PIS).

“Belum ada pikiran untuk pindah, sekarang masih memprioritaskan Persib. Sejauh ini belum ada kabar apa pun. Mudah-mudahan setelah lebaran nanti ada kabar baik,” ujar Yandi dikutip laman Simamaung.

“Kita lihat perkembangannya ke depan saja, masih belum ada kabar lagi dari manajemen Persib juga soal PIS.”

Pada pertengahan Mei lalu, manajemen Persib Bandung telah memutus kontrak pemain akibat tidak adanya kompetisi. Karena itu, Yandi berharap agar konflik berakhir, dan persepakbolaan nasional kembali bergairah.

At least, bisa ada kompetisi. Mudah-mudahan ada kompetisi yang bisa bergulir kembali,” imbuh Yandi.