Yunani Kecam Spanduk Pembantaian Srebrenica

Genosida Srebrenica merupakan sejarah kelam rakyat Bosnia yang memakan korban ribuan jiwa.


OLEH    ERIC NOVEANTO      Ikuti di twitter


Federasi Sepakbola Yunani (EPO) mengutuk tindakan suporter yang membentangkan spanduk tentang pembantaian Srebrenica saaj menjamu Bosnia-Herzegovina dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2018.

Dalam laga yang berlangsung di Piraeus pada akhir pekan kemarin yang berakhir dengan skor imbang 1-1, tindakan kurang terpuji dilakukan sekelompok oknum yang menggelar spanduk dengan kandungan rasisme.

Wacana Partai Dongeng Abad Ini: Yunani 2004 Versus Leicester City 2016

Spanduk tersebut bertuliskan kata-kata 'pisau, kawat besi, Srebrenica', yang mengacu pada pembantaian massal sekitar 8,000 penduduk muslim Bosnia perang sipil di dekat kota Srebrenica pada 1995 silam.

"Federasi Sepakbola Yunani meminta maaf sepenuhnya atas adanya spanduk-spanduk yang tak terpuji saat laga antara Yunani dan Bosnia, yang terdiri dari tindakan-tindakan tidak terpuji," demikian rilis resmi EPO.

"Tindakan tersebut merupakan aksi dari suporter minoritas dan bukan merupakan ekspresi keseluruhan dari mayoritas fans Yunani."

Laga tersebut juga diwarnai dengan insiden kartu merah Edin Dzeko setelah dianggap menarik celana Kyriakos Papadopoulos.