Euro preview: Former Barça and Spurs men pose threat to Pardew's Newcastle

As Newcastle prepare to travel to Club Brugge, Michael Cox uses the Europa League Stats Zone – a FREE version of FourFourTwo's award-winning Opta-powered app, brought to you by Western Union – to assess the Belgians' star men...

Newcastle’s 1-0 victory over Club Brugge a fortnight ago was more comfortable than the scoreline would suggest – Gabriel Obertan’s goal arrived just after half-time, but always looked set to be the winner.

Since then, Brugge have sacked manager Georges Leekens – an unsurprising move given a dramatic decline in results. The 2012/13 league campaign started well for Brugge – they won six and drew two of their opening eight league matches, but then nosedived alarmingly, with back-to-back draws followed by four straight defeats. 21 years after he first parted company with Brugge, Leekens is now looking for his 21st managerial post, and reserve team coach Philippe Clement will take charge for the Newcastle game.

As such, it’s difficult to predict how Brugge will play against Newcastle – but we can still pinpoint their most talented individuals.

Clement played over 250 games for Brugges between 1999 and 2009

The primary goalscoring threat is Colombian Carlos Bacca, who was recently recalled to his national side after an excellent goalscoring run at club level, which he continued by netting against Cameroon. He’s now scored twice in two starts – two years apart – although he’ll have difficulty displacing Falcao as first-choice striker.

For Brugge, he’s more frequently involved during home matches, although likes receiving long, direct passes into the channels before shooting readily – in Brugge’s only previous home Europa League match this season, the 2-0 win over Maritimo, Bacca had no fewer than eight shots. As demonstrated below, he enjoys receiving the ball in inside-left positions before trying to curl the ball into the far corner, although his goal actually came with a strike from the opposite side.

Spaniard Victor Vazquez offers an attacking threat from midfield. He grew up at Barcelona’s academy at La Masia, and was part of the famous youth side that included Lionel Messi, Cesc Fabregas and Gerard Pique – you can see him with his arm around Messi in this photo. Although he only played three games for Barcelona, he completed a group stage game in Pep Guardiola’s debut season in 2008/09, and can therefore claim – somewhat tenuously – to be a European Cup winner. He’s a more ambitious passer than you might expect for a Barcelona player, and also strays to the flanks to attempt plenty of crosses.

Jonathan Blondel is another with experience at more renowned clubs – after a short trial at Manchester United, he joined Tottenham Hotspur a decade ago, and was briefly set to replace the likes of Tim Sherwood, Gustavo Poyet and Steffan Freund in midfield – but saw little action under Glenn Hoddle.

Blondel has a decent left foot, and generally plays towards that side of the pitch, but his most notable contribution to Brugge’s Europa League campaign has been his tackling. Against Maritimo, for example, he attempted eight tackles – of which six were successful.

That win over the Portuguese side was also notable for the lack of success of Brugge’s attempted dribbles – they were usually dispossessed, generally after attempted runs down the right.Indeed, the pattern of their created chances suggests that short built-up play flows down the right, while longer balls are hit down the left, particularly for Bacca.

Stats Zone is a free-download app from FourFourTwo and Opta, updated LIVE in-play. The Europa League Stats Zone is brought to you in association with Western Union's PASS scheme, which turns every completed Europa League pass into a day's education for young people around the world.

Download Europa SZ • Download SZ • More SZ info • More SZ analysis

Topics

SHARES
1 comment

Comments

POKERSTAR88.com Agen Texas Poker Dan Domino Online Indonesia Terpercaya – Gelandang Manchester City, Yaya Toure meyakini bahwa rekan satu timnya, Sergio ‘Kun’ Aguero selevel dengan pemenang Ballon d’Or empat kali, Lionel Messi. Di mana ia telah merasakan bermain bersama kedua pemain asal Argentina tersebut.

Selengkapnya bisa dibaca di : Master Agen Judi Bola Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Toure sempat bahu membahu dengan Messi di Barcelona dengan mempersembahkan gelar Liga Champions pada 2009 sebelum hijrah ke Etihad Stadium pada 2010. Sekarang dirinya menjadi partner Aguero, yang mana sedang menjadi penyerang tersebut di Premier League dengan 10 golnya. Taruhan bola hanya di Padipoker.com Agent Judi Poker Situs Poker Online Teraman Dan Terpercaya Indonesia

“Saya sudah bermain dengan Messi dan sekarang bersama Aguero. Dia adalah striker yang fantastis, sulit memilih yang terbaik di antara keduanya tetapi Aguero sangat kuat, pintar, dan cepat,” ungkap Toure kepada Nissan, Kamis (bola pelangi agen bola sbobet ibcbet casino 338a tangkas togel online indonesia terpercaya).

Lebih lanjut, gelandang komplit asal Pantai Gading itu menilai bahwa Olb365.com Agen Judi Bola Online, Agen Judi Casino Online Indonesia Terpercaya memiliki filosofi permainan yang berbeda saat ini jika dibandingkan saat masih dilatih oleh Roberto Mancini. Ia juga menyinggung target tim saat ini.

“Dulu bersama Mancini, kami bermain lebih bertahan dan saat ini bersama Pellegrini kami total menyerang. Setiap pemain memiliki pendapatnya masing-masing, tetapi saat ini dengan Pellegrini, setiap pemain di sini sangat menyukainya,” tambahnya.

“Untuk kami, skenario yang sempurna adalah memenangkan keduanya (Liga Champions dan Premier League) tetapi kami tahu target tersebut sangatlah sulit dan kami akan mencobanya,” tuntas adik dari Agen Ibcbet ini.

 

Ibcbet Seiring berjalannya periode senja karier, David James malah diterpa krisis finansial. Bekas kiper tim nasional Inggris itu mulai mengalami kebangkrutan. Terpaksa, beberapa barang memorabilia nan berharga masuk daftar lelang.

Kiper berusia 44 tahun yang juga pernah membela SBOBET – Liverpool dan Manchester City itu sedianya masih menyambung kariernya, sebagai pemain sekaligus pelatih di sebuah klub ISL (Indian Super League), Agen Bola Terpercaya.

Akan tetapi gajinya di Agen Bola nampaknya belum bisa menutupi krisis keuangan pribadi sang kiper yang punya 53 caps bersama The Three Lions itu.

Sebagaimana dikutip Taruhan Bola Online Agen Bola, Rabu (5/11/2014), James mendaftarkan sekitar 150 barang untuk dilelang yang sebagian besar merupakan memorabilia berharga sepanjang kariernya.

James memasukkan 150 barang tersebut ke HilcoIndustrial, situs lelang onlineyang berbasis di Kota Napoleon, Ohio Taruhan Bola– Amerika Serikat.

Beberapa barang yang coba dilelangnya adalah sejumlah jersey kiper timnas Inggris yang pernah dipakainya, serta beberapa jersey pemain lawan yang pernah bertukar dengannya.

Ada pula sejumlah jersey klub Premier League yang pernah ditandatangani rekan setimnya, ditambah berbagai barang yang tak ada hubunganya dengan olahraga, macam sepeda klasik Raleigh, sampai sebuah mobil Rajamerah.com situs judi Poker online terbaik terpercaya.

Pulaujudi.com Master Agen Judi Bola Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia – Arsène Wenger kini tak perlu lagi dibikin ribet oleh masalah resleting jaketnya. Problem ini sedianya sepele, tapi kadang membuat nakhoda Arsenalitu kesal setiap kali kesulitan mengancingkan resleting jaket lamanya.

Musim sebelumnya, Sbobet sering terlihat kesulitan, baik saat berdiri di pinggir lapangan, maupun sedang terduduk di bench, hanya untuk mengancingkan resleting jaket Nike-nya (Indomasterbola.com Agen Judi Bola, Taruhan Bola Terbaik dan Terpercaya).

Kerap kali, rekaman Wenger itu bahkan dijadikan candaan dan bahkan pem-bully-an di beragam media sosial.

Tapi kini problem itu sudah terpecahkan. Puma sebagai apparel baru Arsenal musim ini, menyediakan jaket dengan resleting yang lebih inovatif. Kini, Wenger tak lagi harus kerepotan mengancingkan resleting jaket panjangnya hingga ke leher demi menahan udara dingin.

Jaket baru dari JagadPoker.com Agen Texas Poker & Domino Online Indonesia Terpercaya ini sedikit berbeda dalam hal resletingnya. Tak seperti jaket-jaket pada lazimnya, jaket yang disediakan Puma ini punya kait resleting ganda.

Kait bawah untuk menyatukan dua rel resleting, sementara satu kait di atasnya yang saling tersambung dengan kait bawahnya, berguna untuk memudahkan Wenger menaikkan resletingnya.

“Di BOLAWIN88.COM BANDAR TARUHAN AGEN JUDI BOLA CASINO POKER DOMINO BOLATANGKAS DAN TOGEL ONLINE TERPERCAYA INDONESIA, kami tahu bahwa sepakbola tidak bisa diprediksi. Anda harus siap untuk hal apapun, baik itu lawan yang berat maupun cuaca yang buruk,” papar Puma dalam komersial barunya.

“Ada banyak macam hal yang bisa mengubah pertandingan. Jika Anda seorang pelatih, Anda butuh fokus. Anda tak bisa membiarkan apapun memecah fokus Anda, termasuk masalah resleting,” lanjut pernyataan apparel asal JINPOKER.COM Agen Judi Poker Online dan Domino Online Indonesia Terpercaya itu.