Gary Speed

The late Wales manager discusses his career with FourFourTwo in 2011.

I knew I’d made it as a player when I retired! As I was coming through the youth ranks at Leeds, my coach would say, “You haven’t made it until you are 35 and have a career behind you”. That stuck with me, long after I’d established myself in the first team at Elland Road. Maybe I should have applied myself more when I was younger, but by my mid-twenties I realised I had to work hard to stay at the top. It would have been a danger to think I’d made it: I’d have relaxed and my performances would have suffered. You must keep improving – you can’t stand still.

My proudest moment in football was captaining Wales. It’s something I always look back on with immense pride.

I was happiest in football winning the league with Leeds in 1992. We just kept going, while Manchester United faltered at the end – our team spirit was excellent. I’d say I was happiest over a period of time at Newcastle. I played under Bobby Robson and was there for seven years. I played Champions League football, Newcastle was a great place to live and St James’ Park is a wonderful place to play football with great fans. I didn’t want to leave.

The day football broke my heart was the day I left Newcastle. That was so hard to take. But football breaks your heart all the time. Losing to Romania for Wales in 1993 really hurt. We needed to win to reach our first World Cup finals since 1958. It was 1-1 at Cardiff Arms Park when we were awarded a penalty after 63 minutes. Paul Bodin hit the crossbar and was substituted six minutes later. Romania went on to win 2-1. Wales didn’t go to America, Romania did.

I’ve never told anyone this before but I got selected for the cricket team at schoolboy level, not football. It’s funny how things work out.

If I could change anything about football it would be gamesmanship, diving that sort of thing. Referees giving fouls for nothing really riles me. I’d love to see harsher penalties for diving.

Football means everything. I love it because it’s always changing. You have to keep your mind open to new ideas; anyone who harks back to how it all used to be perfect is wrong. What made people successful 20 years ago doesn’t necessarily work now. You must evolve as a player and a manager: if you don’t move with the times you get left behind.

My one regret is not taking that penalty against Romania. If I had missed then it would be easier for me to live with it. I’d made the equaliser and I was brought down for the penalty. I was playing well and I was confident. I should have picked the ball up. It’s something I’ll always look back on and wonder: what if…

If I had one wish it would be that I’d won more trophies. I won the league with Leeds and the Second Division a few years before. We won the Charity Shield at Leeds but I was runner-up a lot of times: twice in the FA Cup final with Newcastle [in 1998 and 1999], the Intertoto Cup with Newcastle and the League Cup with Bolton. Coming so close only to lose is much more painful than going out early.

The item I cherish the most isn’t material. I don’t even know where my Leeds championship medal is. So I’d say family: we’re an item and they mean everything to me.

Three words that sum me up… hardworking, honest, self-critical. Hang on, is that four?

Interview: Andy Mitten From the December 2011 issue of FourFourTwo


SHARES
1 comment

Comments

POKERSTAR88.com Agen Texas Poker Dan Domino Online Indonesia Terpercaya – Gelandang Manchester City, Yaya Toure meyakini bahwa rekan satu timnya, Sergio ‘Kun’ Aguero selevel dengan pemenang Ballon d’Or empat kali, Lionel Messi. Di mana ia telah merasakan bermain bersama kedua pemain asal Argentina tersebut.

Selengkapnya bisa dibaca di : Master Agen Judi Bola Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Toure sempat bahu membahu dengan Messi di Barcelona dengan mempersembahkan gelar Liga Champions pada 2009 sebelum hijrah ke Etihad Stadium pada 2010. Sekarang dirinya menjadi partner Aguero, yang mana sedang menjadi penyerang tersebut di Premier League dengan 10 golnya. Taruhan bola hanya di Padipoker.com Agent Judi Poker Situs Poker Online Teraman Dan Terpercaya Indonesia

“Saya sudah bermain dengan Messi dan sekarang bersama Aguero. Dia adalah striker yang fantastis, sulit memilih yang terbaik di antara keduanya tetapi Aguero sangat kuat, pintar, dan cepat,” ungkap Toure kepada Nissan, Kamis (bola pelangi agen bola sbobet ibcbet casino 338a tangkas togel online indonesia terpercaya).

Lebih lanjut, gelandang komplit asal Pantai Gading itu menilai bahwa Olb365.com Agen Judi Bola Online, Agen Judi Casino Online Indonesia Terpercaya memiliki filosofi permainan yang berbeda saat ini jika dibandingkan saat masih dilatih oleh Roberto Mancini. Ia juga menyinggung target tim saat ini.

“Dulu bersama Mancini, kami bermain lebih bertahan dan saat ini bersama Pellegrini kami total menyerang. Setiap pemain memiliki pendapatnya masing-masing, tetapi saat ini dengan Pellegrini, setiap pemain di sini sangat menyukainya,” tambahnya.

“Untuk kami, skenario yang sempurna adalah memenangkan keduanya (Liga Champions dan Premier League) tetapi kami tahu target tersebut sangatlah sulit dan kami akan mencobanya,” tuntas adik dari Agen Ibcbet ini.

 

Ibcbet Seiring berjalannya periode senja karier, David James malah diterpa krisis finansial. Bekas kiper tim nasional Inggris itu mulai mengalami kebangkrutan. Terpaksa, beberapa barang memorabilia nan berharga masuk daftar lelang.

Kiper berusia 44 tahun yang juga pernah membela SBOBET – Liverpool dan Manchester City itu sedianya masih menyambung kariernya, sebagai pemain sekaligus pelatih di sebuah klub ISL (Indian Super League), Agen Bola Terpercaya.

Akan tetapi gajinya di Agen Bola nampaknya belum bisa menutupi krisis keuangan pribadi sang kiper yang punya 53 caps bersama The Three Lions itu.

Sebagaimana dikutip Taruhan Bola Online Agen Bola, Rabu (5/11/2014), James mendaftarkan sekitar 150 barang untuk dilelang yang sebagian besar merupakan memorabilia berharga sepanjang kariernya.

James memasukkan 150 barang tersebut ke HilcoIndustrial, situs lelang onlineyang berbasis di Kota Napoleon, Ohio Taruhan Bola– Amerika Serikat.

Beberapa barang yang coba dilelangnya adalah sejumlah jersey kiper timnas Inggris yang pernah dipakainya, serta beberapa jersey pemain lawan yang pernah bertukar dengannya.

Ada pula sejumlah jersey klub Premier League yang pernah ditandatangani rekan setimnya, ditambah berbagai barang yang tak ada hubunganya dengan olahraga, macam sepeda klasik Raleigh, sampai sebuah mobil Rajamerah.com situs judi Poker online terbaik terpercaya.

Pulaujudi.com Master Agen Judi Bola Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia – Arsène Wenger kini tak perlu lagi dibikin ribet oleh masalah resleting jaketnya. Problem ini sedianya sepele, tapi kadang membuat nakhoda Arsenalitu kesal setiap kali kesulitan mengancingkan resleting jaket lamanya.

Musim sebelumnya, Sbobet sering terlihat kesulitan, baik saat berdiri di pinggir lapangan, maupun sedang terduduk di bench, hanya untuk mengancingkan resleting jaket Nike-nya (Indomasterbola.com Agen Judi Bola, Taruhan Bola Terbaik dan Terpercaya).

Kerap kali, rekaman Wenger itu bahkan dijadikan candaan dan bahkan pem-bully-an di beragam media sosial.

Tapi kini problem itu sudah terpecahkan. Puma sebagai apparel baru Arsenal musim ini, menyediakan jaket dengan resleting yang lebih inovatif. Kini, Wenger tak lagi harus kerepotan mengancingkan resleting jaket panjangnya hingga ke leher demi menahan udara dingin.

Jaket baru dari JagadPoker.com Agen Texas Poker & Domino Online Indonesia Terpercaya ini sedikit berbeda dalam hal resletingnya. Tak seperti jaket-jaket pada lazimnya, jaket yang disediakan Puma ini punya kait resleting ganda.

Kait bawah untuk menyatukan dua rel resleting, sementara satu kait di atasnya yang saling tersambung dengan kait bawahnya, berguna untuk memudahkan Wenger menaikkan resletingnya.

“Di BOLAWIN88.COM BANDAR TARUHAN AGEN JUDI BOLA CASINO POKER DOMINO BOLATANGKAS DAN TOGEL ONLINE TERPERCAYA INDONESIA, kami tahu bahwa sepakbola tidak bisa diprediksi. Anda harus siap untuk hal apapun, baik itu lawan yang berat maupun cuaca yang buruk,” papar Puma dalam komersial barunya.

“Ada banyak macam hal yang bisa mengubah pertandingan. Jika Anda seorang pelatih, Anda butuh fokus. Anda tak bisa membiarkan apapun memecah fokus Anda, termasuk masalah resleting,” lanjut pernyataan apparel asal JINPOKER.COM Agen Judi Poker Online dan Domino Online Indonesia Terpercaya itu.