Mandzukic's versatility the key to helping Bayern quell Juventus threat

ZonalMarking.net's Michael Cox uses FourFourTwo's StatsZone app – now FREE and featuring data from the UEFA Champions League – to run the rule over Bayern's Croatian striker... 

Tactically, we’re experiencing the era of universality – players are expected to perform tasks previously only demanded of teammates in very different positions. The best modern football sides start their attacks from the back, and begin their defending from the front – Barcelona have taken that concept to new heights, but Bayern Munich are arguably the best exponents of this in the 2012/13 season.

Bayern’s tie with Juventus was supposed to be the closest of the round – instead, Bayern were utterly dominant in the first leg, and take a 2-0 lead to Turin this evening. The midfield performances of Luiz Gustavo and Bastian Schweinsteiger were highly impressive, but the starkest contrast between the two sides was upfront: whereas Antonio Conte surprisingly selected a combination of Alessandro Matri and Fabio Quagliarella, who were both removed early in the second half, Bayern deployed a lone striker, Mario Mandzukic.

The Croatian has been the revelation of the European season, evolving from a decent goalscorer at Wolfsburg to a prolific all-rounder at Bayern Munich. This is where the ‘universality’ aspect comes in. In the first leg, Mandzukic was the standout player by doing almost everything…apart from a striker’s traditional job, scoring goals.

Mandzukic’s display was particularly impressive because he was used on his own against a back three. Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci and Giorgio Chiellini are three of the competition’s best centre-backs, but Mandzukic was happy to work all three simultaneously. He particularly enjoyed drifting right to receive long passes, battling Chiellini in the air – and his mobility was underlined by the way he received possession in a variety of lateral positions across the pitch.

He was also involved in a succession of aerial battles, which resulted in an extremely high number of fouls given to either side:

But Mandzukic’s true value was predominantly in his work without the ball. As Juventus tried to build from the back, Mandzukic led the pressing. He often received support from the three attacking midfielders i– Thomas Muller, Arjen Robben and Franck Ribery – but sometimes he was fighting on his own, forcing Juve’s back three (and Gianluigi Buffon) into a succession of poor passes. As the Italian champions conceded possession cheaply inside their own half the newly crowned German champions piled on the pressure.

Equally impressively, when Juventus did manage to play out into midfield, Mandzukic got himself back into a deep position, keeping Bayern compact. If the ball was returned to the back three, they found it difficult to play through midfield again – and Andrea Pirlo had particular problems. Muller and Mandzukic both pressed him, forcing the playmaker into his worst pass completion rate of his Juve career. Replacing his defensive performance from Bayern’s 3-1 win at Arsenal, Mandzukic made tackles and interceptions close to the halfway line.

Then, there was Mandzukic’s impact in the box. However, the Croatian was actually more useful in front of his own goal, clearing crosses at the near post, than when trying to beat Buffon – none of his three attempts caused significant problems.

Mandzukic will play the same role tonight, and while Juve must be alert to his goalscoring threat, their primary concern will be working the ball past him from defence. A great deal of Juventus’ passing depends on the back three and Pirlo – if they’re unable to enjoy freedom throughout the second leg, Bayern will surely progress to the semi-finals.

Stats Zone is a free-download app from FourFourTwo powered by stats from Opta, updated LIVE in-play. Stats Zone is brought to you in association with Coral. Plus – get the Europa League Stats Zone, also free!

Download Stats Zone • More about Stats Zone • More Stats Zone analysis

Topics

SHARES
1 comment

Comments

POKERSTAR88.com Agen Texas Poker Dan Domino Online Indonesia Terpercaya – Gelandang Manchester City, Yaya Toure meyakini bahwa rekan satu timnya, Sergio ‘Kun’ Aguero selevel dengan pemenang Ballon d’Or empat kali, Lionel Messi. Di mana ia telah merasakan bermain bersama kedua pemain asal Argentina tersebut.

Selengkapnya bisa dibaca di : Master Agen Judi Bola Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Toure sempat bahu membahu dengan Messi di Barcelona dengan mempersembahkan gelar Liga Champions pada 2009 sebelum hijrah ke Etihad Stadium pada 2010. Sekarang dirinya menjadi partner Aguero, yang mana sedang menjadi penyerang tersebut di Premier League dengan 10 golnya. Taruhan bola hanya di Padipoker.com Agent Judi Poker Situs Poker Online Teraman Dan Terpercaya Indonesia

“Saya sudah bermain dengan Messi dan sekarang bersama Aguero. Dia adalah striker yang fantastis, sulit memilih yang terbaik di antara keduanya tetapi Aguero sangat kuat, pintar, dan cepat,” ungkap Toure kepada Nissan, Kamis (bola pelangi agen bola sbobet ibcbet casino 338a tangkas togel online indonesia terpercaya).

Lebih lanjut, gelandang komplit asal Pantai Gading itu menilai bahwa Olb365.com Agen Judi Bola Online, Agen Judi Casino Online Indonesia Terpercaya memiliki filosofi permainan yang berbeda saat ini jika dibandingkan saat masih dilatih oleh Roberto Mancini. Ia juga menyinggung target tim saat ini.

“Dulu bersama Mancini, kami bermain lebih bertahan dan saat ini bersama Pellegrini kami total menyerang. Setiap pemain memiliki pendapatnya masing-masing, tetapi saat ini dengan Pellegrini, setiap pemain di sini sangat menyukainya,” tambahnya.

“Untuk kami, skenario yang sempurna adalah memenangkan keduanya (Liga Champions dan Premier League) tetapi kami tahu target tersebut sangatlah sulit dan kami akan mencobanya,” tuntas adik dari Agen Ibcbet ini.

 

Ibcbet Seiring berjalannya periode senja karier, David James malah diterpa krisis finansial. Bekas kiper tim nasional Inggris itu mulai mengalami kebangkrutan. Terpaksa, beberapa barang memorabilia nan berharga masuk daftar lelang.

Kiper berusia 44 tahun yang juga pernah membela SBOBET – Liverpool dan Manchester City itu sedianya masih menyambung kariernya, sebagai pemain sekaligus pelatih di sebuah klub ISL (Indian Super League), Agen Bola Terpercaya.

Akan tetapi gajinya di Agen Bola nampaknya belum bisa menutupi krisis keuangan pribadi sang kiper yang punya 53 caps bersama The Three Lions itu.

Sebagaimana dikutip Taruhan Bola Online Agen Bola, Rabu (5/11/2014), James mendaftarkan sekitar 150 barang untuk dilelang yang sebagian besar merupakan memorabilia berharga sepanjang kariernya.

James memasukkan 150 barang tersebut ke HilcoIndustrial, situs lelang onlineyang berbasis di Kota Napoleon, Ohio Taruhan Bola– Amerika Serikat.

Beberapa barang yang coba dilelangnya adalah sejumlah jersey kiper timnas Inggris yang pernah dipakainya, serta beberapa jersey pemain lawan yang pernah bertukar dengannya.

Ada pula sejumlah jersey klub Premier League yang pernah ditandatangani rekan setimnya, ditambah berbagai barang yang tak ada hubunganya dengan olahraga, macam sepeda klasik Raleigh, sampai sebuah mobil Rajamerah.com situs judi Poker online terbaik terpercaya.

Pulaujudi.com Master Agen Judi Bola Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia – Arsène Wenger kini tak perlu lagi dibikin ribet oleh masalah resleting jaketnya. Problem ini sedianya sepele, tapi kadang membuat nakhoda Arsenalitu kesal setiap kali kesulitan mengancingkan resleting jaket lamanya.

Musim sebelumnya, Sbobet sering terlihat kesulitan, baik saat berdiri di pinggir lapangan, maupun sedang terduduk di bench, hanya untuk mengancingkan resleting jaket Nike-nya (Indomasterbola.com Agen Judi Bola, Taruhan Bola Terbaik dan Terpercaya).

Kerap kali, rekaman Wenger itu bahkan dijadikan candaan dan bahkan pem-bully-an di beragam media sosial.

Tapi kini problem itu sudah terpecahkan. Puma sebagai apparel baru Arsenal musim ini, menyediakan jaket dengan resleting yang lebih inovatif. Kini, Wenger tak lagi harus kerepotan mengancingkan resleting jaket panjangnya hingga ke leher demi menahan udara dingin.

Jaket baru dari JagadPoker.com Agen Texas Poker & Domino Online Indonesia Terpercaya ini sedikit berbeda dalam hal resletingnya. Tak seperti jaket-jaket pada lazimnya, jaket yang disediakan Puma ini punya kait resleting ganda.

Kait bawah untuk menyatukan dua rel resleting, sementara satu kait di atasnya yang saling tersambung dengan kait bawahnya, berguna untuk memudahkan Wenger menaikkan resletingnya.

“Di BOLAWIN88.COM BANDAR TARUHAN AGEN JUDI BOLA CASINO POKER DOMINO BOLATANGKAS DAN TOGEL ONLINE TERPERCAYA INDONESIA, kami tahu bahwa sepakbola tidak bisa diprediksi. Anda harus siap untuk hal apapun, baik itu lawan yang berat maupun cuaca yang buruk,” papar Puma dalam komersial barunya.

“Ada banyak macam hal yang bisa mengubah pertandingan. Jika Anda seorang pelatih, Anda butuh fokus. Anda tak bisa membiarkan apapun memecah fokus Anda, termasuk masalah resleting,” lanjut pernyataan apparel asal JINPOKER.COM Agen Judi Poker Online dan Domino Online Indonesia Terpercaya itu.