82: The most amusingly disorganised World Cup ever

The 12th edition of the global game's get-together had more than its share of oopsies...

The draw specialists

Somebody had clearly been at the Rioja in Madrid before the World Cup draw. In a farcical series of events, the balls representing Peru and Chile were left out the draw completely, Scotland were put into the pot meant for Argentina and the cage containing the balls jammed, with one even falling out and splitting in half. Chaos ensued. Four years later, three young Mexican boys did a far better job.

New balls please...

Adidas introduced a new ball, the Tango Espana. Although undeniably a delight to look at, its reputed "technological advances" backfired somewhat. The new rubber inlaid seams tore easily, leading to what could only be described as exploding balls. Genuine leather orbs were never used in the World Cup again.

Location, location, location

The second round '˜Group of Death' -“ involving Italy, Brazil and Argentina - was played out at Espanyol'™s 43,000-capacity Estadio Sarria with fans clamouring desperately for tickets. Meanwhile, the lesser lights of Poland, Belgium and the Soviet Union rattled round in a half-filled Nou Camp -“ capacity 121,749. The Belgium-USSR game only drew a pitiful 45,000.

Italy's squad at their vocal best...

Italy's squad at their vocal best...

Silence please

The media fell foul of the Italy team after a series of unfounded rumours spread in the gutter press. One slur suggested that star striker Paolo Rossi and left-back Antonio Cabrini were having an affair, another claimed that the players have been seen "shooting up drugs". The squad decided on a media blackout - silenzio stampa -“ and the resulting siege mentality didn'™t do their football much harm...

Strops: Productive

Nobody emerged well from the Kuwait vs France game, but ref Myroslav Stupar had a particular shocker. After the  Ukrainian awarded a controversial goal to the French,  Kuwaiti FA president Sheikh Fahid Al-Ahmad Al-Sabah stormed onto the pitch in protest. The pressure he exerted -“ along with the Kuwaiti team'™s 15-minute refusal to continue playing -“ led to Stupar overruling the strike. He lost his international refereeing credentials as a result.

Did you know?

* Scotland made their fifth World Cup appearance without advancing beyond the first round. It wouldn't be their last.

* Algeria became the first African side to defeat European opposition in World Cup history, after beating West Germany 2-1.

* This was the first (and only) World Cup where national anthems were played on record, rather than by a live band.

* A record 109 teams entered the initial qualifying phase of the tournament. This dropped to 105 after the withdrawal of Ghana, Iran, Libya and Uganda.

* Argentina and England entered the World Cup in a state of armed conflict over the Falkland Islands. The Argentine military junta was under immense pressure and had invaded the Malvinas in a bid to regain popularity. "Perhaps our trip to Spain should have been cancelled," pondered Mario Kempes after the tournament.

* Italian defender Claudio Gentile was nicknamed Gadaffi because he was born in Libya. "He was like a hunting dog," says Mario Kempes about the ferocious man-marker. "If you went to the toilet, he'd follow you there."

* Germany complained that their travel schedule gave them a disadvantage in the final. Hampered by an airport staff strike (imagine that) after their semi-final against France went to extra-time and penalties, they didn'™t fly out of Seville until 4am. "We had one chance in the final after missing a night'™s sleep," said Paul Breitner. "To score first and then defend."


SHARES
1 comment

Comments

POKERSTAR88.com Agen Texas Poker Dan Domino Online Indonesia Terpercaya – Gelandang Manchester City, Yaya Toure meyakini bahwa rekan satu timnya, Sergio ‘Kun’ Aguero selevel dengan pemenang Ballon d’Or empat kali, Lionel Messi. Di mana ia telah merasakan bermain bersama kedua pemain asal Argentina tersebut.

Selengkapnya bisa dibaca di : Master Agen Judi Bola Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Toure sempat bahu membahu dengan Messi di Barcelona dengan mempersembahkan gelar Liga Champions pada 2009 sebelum hijrah ke Etihad Stadium pada 2010. Sekarang dirinya menjadi partner Aguero, yang mana sedang menjadi penyerang tersebut di Premier League dengan 10 golnya. Taruhan bola hanya di Padipoker.com Agent Judi Poker Situs Poker Online Teraman Dan Terpercaya Indonesia

“Saya sudah bermain dengan Messi dan sekarang bersama Aguero. Dia adalah striker yang fantastis, sulit memilih yang terbaik di antara keduanya tetapi Aguero sangat kuat, pintar, dan cepat,” ungkap Toure kepada Nissan, Kamis (bola pelangi agen bola sbobet ibcbet casino 338a tangkas togel online indonesia terpercaya).

Lebih lanjut, gelandang komplit asal Pantai Gading itu menilai bahwa Olb365.com Agen Judi Bola Online, Agen Judi Casino Online Indonesia Terpercaya memiliki filosofi permainan yang berbeda saat ini jika dibandingkan saat masih dilatih oleh Roberto Mancini. Ia juga menyinggung target tim saat ini.

“Dulu bersama Mancini, kami bermain lebih bertahan dan saat ini bersama Pellegrini kami total menyerang. Setiap pemain memiliki pendapatnya masing-masing, tetapi saat ini dengan Pellegrini, setiap pemain di sini sangat menyukainya,” tambahnya.

“Untuk kami, skenario yang sempurna adalah memenangkan keduanya (Liga Champions dan Premier League) tetapi kami tahu target tersebut sangatlah sulit dan kami akan mencobanya,” tuntas adik dari Agen Ibcbet ini.

 

Ibcbet Seiring berjalannya periode senja karier, David James malah diterpa krisis finansial. Bekas kiper tim nasional Inggris itu mulai mengalami kebangkrutan. Terpaksa, beberapa barang memorabilia nan berharga masuk daftar lelang.

Kiper berusia 44 tahun yang juga pernah membela SBOBET – Liverpool dan Manchester City itu sedianya masih menyambung kariernya, sebagai pemain sekaligus pelatih di sebuah klub ISL (Indian Super League), Agen Bola Terpercaya.

Akan tetapi gajinya di Agen Bola nampaknya belum bisa menutupi krisis keuangan pribadi sang kiper yang punya 53 caps bersama The Three Lions itu.

Sebagaimana dikutip Taruhan Bola Online Agen Bola, Rabu (5/11/2014), James mendaftarkan sekitar 150 barang untuk dilelang yang sebagian besar merupakan memorabilia berharga sepanjang kariernya.

James memasukkan 150 barang tersebut ke HilcoIndustrial, situs lelang onlineyang berbasis di Kota Napoleon, Ohio Taruhan Bola– Amerika Serikat.

Beberapa barang yang coba dilelangnya adalah sejumlah jersey kiper timnas Inggris yang pernah dipakainya, serta beberapa jersey pemain lawan yang pernah bertukar dengannya.

Ada pula sejumlah jersey klub Premier League yang pernah ditandatangani rekan setimnya, ditambah berbagai barang yang tak ada hubunganya dengan olahraga, macam sepeda klasik Raleigh, sampai sebuah mobil Rajamerah.com situs judi Poker online terbaik terpercaya.

Pulaujudi.com Master Agen Judi Bola Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia – Arsène Wenger kini tak perlu lagi dibikin ribet oleh masalah resleting jaketnya. Problem ini sedianya sepele, tapi kadang membuat nakhoda Arsenalitu kesal setiap kali kesulitan mengancingkan resleting jaket lamanya.

Musim sebelumnya, Sbobet sering terlihat kesulitan, baik saat berdiri di pinggir lapangan, maupun sedang terduduk di bench, hanya untuk mengancingkan resleting jaket Nike-nya (Indomasterbola.com Agen Judi Bola, Taruhan Bola Terbaik dan Terpercaya).

Kerap kali, rekaman Wenger itu bahkan dijadikan candaan dan bahkan pem-bully-an di beragam media sosial.

Tapi kini problem itu sudah terpecahkan. Puma sebagai apparel baru Arsenal musim ini, menyediakan jaket dengan resleting yang lebih inovatif. Kini, Wenger tak lagi harus kerepotan mengancingkan resleting jaket panjangnya hingga ke leher demi menahan udara dingin.

Jaket baru dari JagadPoker.com Agen Texas Poker & Domino Online Indonesia Terpercaya ini sedikit berbeda dalam hal resletingnya. Tak seperti jaket-jaket pada lazimnya, jaket yang disediakan Puma ini punya kait resleting ganda.

Kait bawah untuk menyatukan dua rel resleting, sementara satu kait di atasnya yang saling tersambung dengan kait bawahnya, berguna untuk memudahkan Wenger menaikkan resletingnya.

“Di BOLAWIN88.COM BANDAR TARUHAN AGEN JUDI BOLA CASINO POKER DOMINO BOLATANGKAS DAN TOGEL ONLINE TERPERCAYA INDONESIA, kami tahu bahwa sepakbola tidak bisa diprediksi. Anda harus siap untuk hal apapun, baik itu lawan yang berat maupun cuaca yang buruk,” papar Puma dalam komersial barunya.

“Ada banyak macam hal yang bisa mengubah pertandingan. Jika Anda seorang pelatih, Anda butuh fokus. Anda tak bisa membiarkan apapun memecah fokus Anda, termasuk masalah resleting,” lanjut pernyataan apparel asal JINPOKER.COM Agen Judi Poker Online dan Domino Online Indonesia Terpercaya itu.