Gianfranco Zola on management

Chelsea legend Gianfranco Zola is one of several players from the late-90s Stamford Bridge squad who have gone on into management. FourFourTwo's Ben Welch asked Zola about his old team-mates' managerial skillsets...

Many of the players you’ve played with, especially at Chelsea, have gone on to become managers. Why do you think they have done so? What makes them such good managers?
I’d love to think it was because we were intelligent players! [laughs] No, it’s something we had thought a lot about, and nine players that were in that team are now managers. With the football intelligence of that team, you could see when they were on the pitch that they had the intelligence to become managers. They were football players with a lot of passion and knowledge.

Steve Clarke (West Bromwich Albion 2012-)
You could see he was an intelligent player, how he used to read situations, so it's no surprise to see him there.?

Gus Poyet (Brighton & Hove Albion 2009-2013)
Well, Gus was 'The Radio'! You could see that Gus as a player wasn’t quick, but he looked like he was the fastest on the pitch because he was always in the right place at the right moment. He was somebody who used his brain a lot when playing football, so it's no surprise to see him doing well as a manager.?

Roberto Di Matteo (MK Dons 2008-09, West Brom 2009-11, Chelsea 2012)
Again, Di Matteo wasn’t the quickest, but he was tidy and organised on the pitch, with a lot of skills and he was intelligent. You could see he wasn’t one of those players who runs behind the ball, he was always moving intelligently. He had a lot of qualities needed to become a manager.

Mark Hughes (Wales 1999-2004, Blackburn Rovers 2004-08, Manchester City 2008-09, Fulham 2010-11, Queens Park Rangers 2012)
Mark has been quite a surprise, not because he wasn’t intelligent, but I didn’t think he wanted to become a manager. About Mark, it was his presence, his personality, his character – that was something which makes him effective as a manager.

Gianluca Vialli (Chelsea 1998-2000, Watford, 2001-02)
Luca, it's probably his focus, his organisation, his determination to do something. It’s a pity he didn’t continue, but his knowledge about football is huge.

Ruud Gullit (Chelsea, 1996-98, Newcastle United 1998-99; Feyenoord 2004-05, LA Galaxy 2007-08, Terek Grozny 2011)
With Ruud it was his knowledge, he had been in three different countries, Holland, Italy and England so his football knowledge was huge. The way he used to make the team play with freedom was quite good.

Dennis Wise (Millwall 2003-05; Swindon Town, 2006; Leeds United, 2006-08)
It was that determination, that resilience. As a manager, his teams never give up – he was like that as a player. He had a really good intelligence.

Didier Deschamps (Monaco 2001-05, Juventus 2006-07, Marseille 2009-12, France 2012)
Didier: intelligence, pure intelligence, very good. As a footballer, he had skills, but not skills that you could say would make the player he became. Unbelievable intelligence, his tactical abilities were incredible.

Gianfranco Zola (West Ham United 2008-10, Watford 2012-)
I don’t know! honestly I didn’t know I was going to become a manager. I didn’t think that I had the qualities – I still don’t know if I have the qualities to be honest! But that’s the biggest surprise to me.

Interview: Ben Welch, October 2012.


SHARES
1 comment

Comments

POKERSTAR88.com Agen Texas Poker Dan Domino Online Indonesia Terpercaya – Gelandang Manchester City, Yaya Toure meyakini bahwa rekan satu timnya, Sergio ‘Kun’ Aguero selevel dengan pemenang Ballon d’Or empat kali, Lionel Messi. Di mana ia telah merasakan bermain bersama kedua pemain asal Argentina tersebut.

Selengkapnya bisa dibaca di : Master Agen Judi Bola Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Toure sempat bahu membahu dengan Messi di Barcelona dengan mempersembahkan gelar Liga Champions pada 2009 sebelum hijrah ke Etihad Stadium pada 2010. Sekarang dirinya menjadi partner Aguero, yang mana sedang menjadi penyerang tersebut di Premier League dengan 10 golnya. Taruhan bola hanya di Padipoker.com Agent Judi Poker Situs Poker Online Teraman Dan Terpercaya Indonesia

“Saya sudah bermain dengan Messi dan sekarang bersama Aguero. Dia adalah striker yang fantastis, sulit memilih yang terbaik di antara keduanya tetapi Aguero sangat kuat, pintar, dan cepat,” ungkap Toure kepada Nissan, Kamis (bola pelangi agen bola sbobet ibcbet casino 338a tangkas togel online indonesia terpercaya).

Lebih lanjut, gelandang komplit asal Pantai Gading itu menilai bahwa Olb365.com Agen Judi Bola Online, Agen Judi Casino Online Indonesia Terpercaya memiliki filosofi permainan yang berbeda saat ini jika dibandingkan saat masih dilatih oleh Roberto Mancini. Ia juga menyinggung target tim saat ini.

“Dulu bersama Mancini, kami bermain lebih bertahan dan saat ini bersama Pellegrini kami total menyerang. Setiap pemain memiliki pendapatnya masing-masing, tetapi saat ini dengan Pellegrini, setiap pemain di sini sangat menyukainya,” tambahnya.

“Untuk kami, skenario yang sempurna adalah memenangkan keduanya (Liga Champions dan Premier League) tetapi kami tahu target tersebut sangatlah sulit dan kami akan mencobanya,” tuntas adik dari Agen Ibcbet ini.

 

Ibcbet Seiring berjalannya periode senja karier, David James malah diterpa krisis finansial. Bekas kiper tim nasional Inggris itu mulai mengalami kebangkrutan. Terpaksa, beberapa barang memorabilia nan berharga masuk daftar lelang.

Kiper berusia 44 tahun yang juga pernah membela SBOBET – Liverpool dan Manchester City itu sedianya masih menyambung kariernya, sebagai pemain sekaligus pelatih di sebuah klub ISL (Indian Super League), Agen Bola Terpercaya.

Akan tetapi gajinya di Agen Bola nampaknya belum bisa menutupi krisis keuangan pribadi sang kiper yang punya 53 caps bersama The Three Lions itu.

Sebagaimana dikutip Taruhan Bola Online Agen Bola, Rabu (5/11/2014), James mendaftarkan sekitar 150 barang untuk dilelang yang sebagian besar merupakan memorabilia berharga sepanjang kariernya.

James memasukkan 150 barang tersebut ke HilcoIndustrial, situs lelang onlineyang berbasis di Kota Napoleon, Ohio Taruhan Bola– Amerika Serikat.

Beberapa barang yang coba dilelangnya adalah sejumlah jersey kiper timnas Inggris yang pernah dipakainya, serta beberapa jersey pemain lawan yang pernah bertukar dengannya.

Ada pula sejumlah jersey klub Premier League yang pernah ditandatangani rekan setimnya, ditambah berbagai barang yang tak ada hubunganya dengan olahraga, macam sepeda klasik Raleigh, sampai sebuah mobil Rajamerah.com situs judi Poker online terbaik terpercaya.

Pulaujudi.com Master Agen Judi Bola Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia – Arsène Wenger kini tak perlu lagi dibikin ribet oleh masalah resleting jaketnya. Problem ini sedianya sepele, tapi kadang membuat nakhoda Arsenalitu kesal setiap kali kesulitan mengancingkan resleting jaket lamanya.

Musim sebelumnya, Sbobet sering terlihat kesulitan, baik saat berdiri di pinggir lapangan, maupun sedang terduduk di bench, hanya untuk mengancingkan resleting jaket Nike-nya (Indomasterbola.com Agen Judi Bola, Taruhan Bola Terbaik dan Terpercaya).

Kerap kali, rekaman Wenger itu bahkan dijadikan candaan dan bahkan pem-bully-an di beragam media sosial.

Tapi kini problem itu sudah terpecahkan. Puma sebagai apparel baru Arsenal musim ini, menyediakan jaket dengan resleting yang lebih inovatif. Kini, Wenger tak lagi harus kerepotan mengancingkan resleting jaket panjangnya hingga ke leher demi menahan udara dingin.

Jaket baru dari JagadPoker.com Agen Texas Poker & Domino Online Indonesia Terpercaya ini sedikit berbeda dalam hal resletingnya. Tak seperti jaket-jaket pada lazimnya, jaket yang disediakan Puma ini punya kait resleting ganda.

Kait bawah untuk menyatukan dua rel resleting, sementara satu kait di atasnya yang saling tersambung dengan kait bawahnya, berguna untuk memudahkan Wenger menaikkan resletingnya.

“Di BOLAWIN88.COM BANDAR TARUHAN AGEN JUDI BOLA CASINO POKER DOMINO BOLATANGKAS DAN TOGEL ONLINE TERPERCAYA INDONESIA, kami tahu bahwa sepakbola tidak bisa diprediksi. Anda harus siap untuk hal apapun, baik itu lawan yang berat maupun cuaca yang buruk,” papar Puma dalam komersial barunya.

“Ada banyak macam hal yang bisa mengubah pertandingan. Jika Anda seorang pelatih, Anda butuh fokus. Anda tak bisa membiarkan apapun memecah fokus Anda, termasuk masalah resleting,” lanjut pernyataan apparel asal JINPOKER.COM Agen Judi Poker Online dan Domino Online Indonesia Terpercaya itu.