Ten managerial reigns to rival Billy McKinlay's eight days at Watford

Billy McKinlay lasted just eight days in the Vicarage Road dugout having stepped in to replace Oscar Garcia. Nick Harper looks back at some of the other shortest managerial reigns (or 'quickest sackings', if you're feeling cruel) in the history of English (and Welsh) football...

1. Brian Clough, Leeds United, 1974 (44 days)

The short but infamous stint they made a film (and book) about. Brian Howard Clough arrived at Elland Road to take over from Don 'The Don' Revie, who had led Leeds to the League Championship the previous season and moved on to the England job. Clough made enemies of everyone he encountered from the outset and was sacked after taking four points from a possible 12. He went to Nottingham Forest and set about winning two European Cups. Played 7 Won 1 Drew 3 Lost 3

2. Les Reed, Charlton Athletic, 2006 (41 days)

Les Reed's 41-day stint as manager at the Valley saw him win just once and oversee a League Cup defeat to League Two Wycombe Wanderers. The man they nicknamed Les Misérables was sacked on Christmas Eve and replaced by Alan Pardew. P8 W1 D1 L6

3. Alex McLeish, Nottingham Forest, 2012-13 (40 days)

Fresh from taking Birmingham City down into the Championship, McLeish replaced Sean O'Driscoll, with the brief of taking Forest up into the Premier League. He lasted 40 days, a disagreement with the Kuwaiti owners over transfer policy leading to his departure "by mutual consent". P7 W1 D2 L4

4. Steve Coppell, Manchester City, 1996 (33 days)

In between spells in charge at Crystal Palace, Coppell took the job at Manchester City. Back then, City were synonymous with epic underachievement, but Coppell packed it in after six games, citing stress. P6 W2 D1 L3

5. Paul Hart, QPR, 2009/10 (28 days)

Only ever a stop gap appointment, yet few expected Paul Hart to be done and dusted at Loftus Road in less than a month. Bar, perhaps, the itchy-fingered owner, Flavio Briatore. Hart was another who left by "mutual consent". P5 W1 D2 L2

6. Micky Adams, Swansea City, 1997 (13 days)

Swansea City went through six managers inside 18 months in the 1990s, with Micky Adams lasting less than two weeks. He walked away after promised transfer funds failed to materialise. Astonishingly though, he wasn't the club's shortest-standing manager during that period. P3 W0 D0 L3

7. Martin Ling, Cambridge United, 2009 (9 days)

Taking the job after his predecessor quit following "issues" with the chairman, Ling took over at the Conference club and lasted all of nine days. He too had irreconcilable differences with the man at the top. P0 W0 D0 L0. (Ling later returned following the departure of the club’s chairman and managed the club for 87 games)

8. Kevin Cullis, Swansea City, 1996 (8 days)

In and out at Swansea City in just over a week and two games. Cullis was either unceremoniously sacked or he resigned, depending on who you listen to. P2 W0 D0 L2

9. Dave Bassett, Crystal Palace, 1984 (4 days)

In the job so short a length of time, Dave 'Harry' Bassett hadn't even signed a contract at Palace before changing his mind and heading back to Wimbledon. P0 W0 D0 L0

10. Leroy Rosenior, Torquay United, 2007 (10 minutes)

Appointed just as a consortium took over the club, and when the ink on the deal was dry they wanted their own man. In and out inside 600 seconds. A record unlikely to be beaten. P0 W0 D0 L0

Taken from Top 10 For Men by Nick Harper, published by Octopus and out now


SHARES
1 comment

Comments

POKERSTAR88.com Agen Texas Poker Dan Domino Online Indonesia Terpercaya – Gelandang Manchester City, Yaya Toure meyakini bahwa rekan satu timnya, Sergio ‘Kun’ Aguero selevel dengan pemenang Ballon d’Or empat kali, Lionel Messi. Di mana ia telah merasakan bermain bersama kedua pemain asal Argentina tersebut.

Selengkapnya bisa dibaca di : Master Agen Judi Bola Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia

Toure sempat bahu membahu dengan Messi di Barcelona dengan mempersembahkan gelar Liga Champions pada 2009 sebelum hijrah ke Etihad Stadium pada 2010. Sekarang dirinya menjadi partner Aguero, yang mana sedang menjadi penyerang tersebut di Premier League dengan 10 golnya. Taruhan bola hanya di Padipoker.com Agent Judi Poker Situs Poker Online Teraman Dan Terpercaya Indonesia

“Saya sudah bermain dengan Messi dan sekarang bersama Aguero. Dia adalah striker yang fantastis, sulit memilih yang terbaik di antara keduanya tetapi Aguero sangat kuat, pintar, dan cepat,” ungkap Toure kepada Nissan, Kamis (bola pelangi agen bola sbobet ibcbet casino 338a tangkas togel online indonesia terpercaya).

Lebih lanjut, gelandang komplit asal Pantai Gading itu menilai bahwa Olb365.com Agen Judi Bola Online, Agen Judi Casino Online Indonesia Terpercaya memiliki filosofi permainan yang berbeda saat ini jika dibandingkan saat masih dilatih oleh Roberto Mancini. Ia juga menyinggung target tim saat ini.

“Dulu bersama Mancini, kami bermain lebih bertahan dan saat ini bersama Pellegrini kami total menyerang. Setiap pemain memiliki pendapatnya masing-masing, tetapi saat ini dengan Pellegrini, setiap pemain di sini sangat menyukainya,” tambahnya.

“Untuk kami, skenario yang sempurna adalah memenangkan keduanya (Liga Champions dan Premier League) tetapi kami tahu target tersebut sangatlah sulit dan kami akan mencobanya,” tuntas adik dari Agen Ibcbet ini.

 

Ibcbet Seiring berjalannya periode senja karier, David James malah diterpa krisis finansial. Bekas kiper tim nasional Inggris itu mulai mengalami kebangkrutan. Terpaksa, beberapa barang memorabilia nan berharga masuk daftar lelang.

Kiper berusia 44 tahun yang juga pernah membela SBOBET – Liverpool dan Manchester City itu sedianya masih menyambung kariernya, sebagai pemain sekaligus pelatih di sebuah klub ISL (Indian Super League), Agen Bola Terpercaya.

Akan tetapi gajinya di Agen Bola nampaknya belum bisa menutupi krisis keuangan pribadi sang kiper yang punya 53 caps bersama The Three Lions itu.

Sebagaimana dikutip Taruhan Bola Online Agen Bola, Rabu (5/11/2014), James mendaftarkan sekitar 150 barang untuk dilelang yang sebagian besar merupakan memorabilia berharga sepanjang kariernya.

James memasukkan 150 barang tersebut ke HilcoIndustrial, situs lelang onlineyang berbasis di Kota Napoleon, Ohio Taruhan Bola– Amerika Serikat.

Beberapa barang yang coba dilelangnya adalah sejumlah jersey kiper timnas Inggris yang pernah dipakainya, serta beberapa jersey pemain lawan yang pernah bertukar dengannya.

Ada pula sejumlah jersey klub Premier League yang pernah ditandatangani rekan setimnya, ditambah berbagai barang yang tak ada hubunganya dengan olahraga, macam sepeda klasik Raleigh, sampai sebuah mobil Rajamerah.com situs judi Poker online terbaik terpercaya.

Pulaujudi.com Master Agen Judi Bola Online Terbaik dan Terpercaya di Indonesia – Arsène Wenger kini tak perlu lagi dibikin ribet oleh masalah resleting jaketnya. Problem ini sedianya sepele, tapi kadang membuat nakhoda Arsenalitu kesal setiap kali kesulitan mengancingkan resleting jaket lamanya.

Musim sebelumnya, Sbobet sering terlihat kesulitan, baik saat berdiri di pinggir lapangan, maupun sedang terduduk di bench, hanya untuk mengancingkan resleting jaket Nike-nya (Indomasterbola.com Agen Judi Bola, Taruhan Bola Terbaik dan Terpercaya).

Kerap kali, rekaman Wenger itu bahkan dijadikan candaan dan bahkan pem-bully-an di beragam media sosial.

Tapi kini problem itu sudah terpecahkan. Puma sebagai apparel baru Arsenal musim ini, menyediakan jaket dengan resleting yang lebih inovatif. Kini, Wenger tak lagi harus kerepotan mengancingkan resleting jaket panjangnya hingga ke leher demi menahan udara dingin.

Jaket baru dari JagadPoker.com Agen Texas Poker & Domino Online Indonesia Terpercaya ini sedikit berbeda dalam hal resletingnya. Tak seperti jaket-jaket pada lazimnya, jaket yang disediakan Puma ini punya kait resleting ganda.

Kait bawah untuk menyatukan dua rel resleting, sementara satu kait di atasnya yang saling tersambung dengan kait bawahnya, berguna untuk memudahkan Wenger menaikkan resletingnya.

“Di BOLAWIN88.COM BANDAR TARUHAN AGEN JUDI BOLA CASINO POKER DOMINO BOLATANGKAS DAN TOGEL ONLINE TERPERCAYA INDONESIA, kami tahu bahwa sepakbola tidak bisa diprediksi. Anda harus siap untuk hal apapun, baik itu lawan yang berat maupun cuaca yang buruk,” papar Puma dalam komersial barunya.

“Ada banyak macam hal yang bisa mengubah pertandingan. Jika Anda seorang pelatih, Anda butuh fokus. Anda tak bisa membiarkan apapun memecah fokus Anda, termasuk masalah resleting,” lanjut pernyataan apparel asal JINPOKER.COM Agen Judi Poker Online dan Domino Online Indonesia Terpercaya itu.